saranatanijakarta.com
RSS Feed
Welcome
image

MARDIOTO

0813-9863-5779 (WA/Call); 0895-3756-39991


SARANA TANI JAKARTA
Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan
Jakarta Selatan (Tabloid Sinar Tani)
AGEN PENJUALAN:
CIREBON Ibu Hj. Kartini (089660329948 (Call/WA)
KUNINGAN Septian 085295591920 (WA/Call)
Email: saranatanijakarta@yahoo.com
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Arsip
HISTATS

Menengok Cetak Sawah di Jagong Jeget, Aceh Tengah

image

Harus diakui, bahwa tingkat keberhasilan program cetak sawah baru di kabupaten berhawa dingin ini sangat kecil karena beberapa kendala. Misalnya, survey awal yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis, calon petani tidak tinggal di sekitar lokasi, belum adanya jaringan irigasi pendukung dan berbagai kendala non teknis. Kondisi tersebut menyebabkan kegagalan program percetakan sawah baru ini.

Bahkan beberapa tahun lalu, program ini sampai menjadi permasalahan hukum yang terkait dengan tindak pidana korupsi. Belajar dari kesalahan pengelolaan program percetakan sawah baru pada masa-masa sebelumnya, pihak Dinas Pertanian cukup berhati-hati dalam perencanaan maupun pelaksanaan program cetak sawah. Terutama menyangkut persyaratan teknis lokasi dan petani atau kelompok tani peserta program.

Areal yang akan menjadi lahan sawah baru harus benar-benar memenuhi persyaratan teknis, sehingga program ini tidak akan mengalami kegagalan dengan alasan teknis. Begitu juga dengan petani peserta program percetakan sawah baru ini, harus benar-benar petani pemilik lahan yang berdomisili di sekitar lokasi, sehingga lahan sawah baru tersebut tidak terbengkalai.

Sesuai dengan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kemeterian Pertanian dengan Mabes TNI, mulai tahun 2017 program percetakan sawah baru dikelola bersama TNI AD bersama instansi pertanian setempat. Salah satu lokasi percetakan sawah baru yang kemudian direkomendasikan adalah di Desa/Kampung Telege Sari dan Gegarang, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah.

Berkat kecermatan dalam pengelolaan program tersebut, sinergi antara Kodim 0106/Aceh Tengah Bener Meriah dengan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah, menunjukkan hasil menggembirakan. Areal percetakan sawah baru secara teknis telah menunjukkan tingkat keberhasilan sekitar 75%. Program cetak sawah baru yang dibiayai dengan dana APBN Tahun Anggaran 2017 itu kini sudah dapat dilihat hasilnya.

 

Keseriusan Petani

Salah satu faktor keberhasilan program cetak sawah di kecamatan Jagong Jeget ini adalah keseriusan petani dalam mendukung program ini, karena petani peserta program cetak sawah ini memang pemilik lahan tersebut. Selain itu, program percetakan sawah baru ini memang sudah menjadi harapan petani sejak lama, sehingga ketika program ini terwujud, petani setempat langsung menyambutnya dengan antusias.

Dari target awal seluas 60 ha yang dikerjakan bersama oleh prajurit TNI, penyuluh pertanian BPP Jagong Jeget dan petani peserta program pada tahun 2017 yang lalu, sekitar 46 ha diantaranya sudah bisa ditanami padi sawah sejak akhir tahun 2017 lalu. Bahkan kini sudah menedekati masa panen.

Meski baru pertama kali ditanami padi, namun berkat kegigihan petani dalam merawat dan memelihara tanaman mereka, hamparan sawah baru itu kini terlihat menguning dengan bulir-bulir padi yang bernas dan berisi. Sebagai upaya adaptasi, petani memang masih menggunakan benih padi lokal untuk meminimalisir kegagalan. Namun demikian dari pengamatan di lapangan, padi lokal tersebut pertumbuhan dan produksinya sangat menggembirakan.

Kepala BPP Jagong Jeget, Paiman memprediski, tanaman padi di lahan percetakan sawah baru di wilayah binaannya ini akan mampu menghasilkan produksi tidak kurang dari 5,5 ton/ha. Hal itu karena kondisi fisik tanaman dan bulir-bulir padi pada lahan sawah baru ini cukup baik.

“Saya optimis, produktivitas padi di lahan cetak sawah baru ini tidak kurang dari 5,5 ton/ha, ini merupakan capaian yang sangat bagus, karena rata-rata produktivitas padi lokal di Kabupaten Aceh Tengah baru mencapai 4,2 ton/ha,” ungkap Paiman saat meninjau persiapan panen padi beberapa waktu yang lalu.

Hal serupa juga diungkapkan Mudiyono (61), Ketua Kelompok Tani yang mempelopori percetakan sawah baru di sekitar Danau Lut Kucak Gegarang ini. Dia sangat yakin bahwa lokasi cetak sawah ini merupakan pilihan yang tepat, karena tanahnya sangat subur dan ketersediaan air mencukupi.

“Jauh sebelum ada program cetak sawah ini, kami sudah membuka sawah secara swadaya bersama beberapa teman petani dan hasilnya cukup bagus,” katanya. Apalagi lanjut dia, dengan areal yang lebih luas, dirinya yakin ke depan lokasi cetak sawah ini akan mampu menjadi lumbung pangan, khususnya di Kecamatan Jagong Jeget, karena masih sangat memungkinkan untuk diperluas lagi. (Tabloid Sinar Tani/Fathan/Yul/Ditjen PSP

Wed, 6 Jun 2018 @11:51


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 PT SITEKNO · All Rights Reserved