saranatanijakarta.com
RSS Feed
Welcome
image

MARDIOTO

0813-9863-5779 (WA/Call); 0895-3756-39991


SARANA TANI JAKARTA
Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan
Jakarta Selatan (Tabloid Sinar Tani)
AGEN PENJUALAN:
CIREBON Ibu Hj. Kartini (089660329948 (Call/WA)
KUNINGAN Septian 085295591920 (WA/Call)
Email: saranatanijakarta@yahoo.com
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Arsip
HISTATS

Panen Jagung, Ini Himbauan Pemerintah

Panen jagung yang berlangsung di sejumlah sentra produksi diperkirakan berlangsung selama dua bulan ke depan. Ada beberapa himbauan pemerintah agar harga jagung di petani tidak turun di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 3.150/kg.

Pertama, Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) agar menyerap jagung petani secara maksimal. Langkah penyerapan perlu dilakukan supaya kondisi harga tetap stabil. Seperti harga jagung pipilan kering kadar air 15-17 persen menurun dari Rp 5.400/kg menjadi Rp 3.650/kg.

"Perlu kita ketahui bahwa komponen utama pakan ternak sekitar 60 persen adalah jagung. Dengan demikian penyerapan jagung untuk pakan ini dapat bertahan dari anjloknya harga akibat over supply, sekaligus bisa menekan harga pakan ternak,” kata Dirjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian, Gatot Sumardjo Irianto,

Adapun sentra produksi yang sedang panen ini antara lain berada di lokasi Tanah Karo, Simalungun, Lampung Timur, Gorontalo, Tanah Laut, Pandeglang, Grobogan, Blora, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Sragen, Wonogiri, Boyolali, Bone, Jeneponto, Bolmong, dan Minahasa Selatan.

Kedua, menghimbau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) agar memaksimalkan mesin pengering/dryer bantuan pemerintah, sehingga jagung hasil panen dapat disimpan 2-3 bulan ke depan. Jika petani melakukan pengeringan jagung saat panen raya, maka pasokan jagung di pasar tidak oversupply, sehingga harga pun tidak akan jatuh. 

“Dengan pengeringan dan penyimpanan serta penjualan jagung di luar periode panen raya dapat menaikkan harga jual jagung petani dan menambah pasokan jagung di luar panen raya,” katanya.

Ketiga ungkap Gatot, manajemen pasca panen dan pengolahan hasil juga perlu direspon Perum Bulog mulai dari penyerapan saat panen, pengolahan, penyimpanan, hingga pemasaran jagung. “Melalui cara ini, harga jagung akan stabil. Saya dengar GPMT juga menyambut baik permintaan kami dan mau berkomitmen akan menyerap jagung dari petani hingga 1 juta ton per bulan secara cepat,” katanya.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri mengungkapkan panen jagung yang melimpah pada periode Februari - Maret ini perlu diantisipasi secara seksama. “Kita tidak bisa pungkiri adanya kekhawatiran para petani jagung. Panen melimpah seperti ini berpotensi membuat harga jagung anjlok,” ungkap Boga.

Kementan akan terus berkoordinasi dengan Bulog untuk mendorong penyerapan jagung di tingkat petani. Berdasarkan Peraturan Kementerian Perdagangan (Permendag) No. 58 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen, harga pembelian pemerintah (HPP) untuk komoditas jagung senilai Rp 3.150/kg.

“Menteri Pertanian dalam banyak kesempatan meminta Bulog untuk siap dan siaga menyerap gabah maupun jagung. Salah satu tujuannya agar harga di tingkat petani tetap stabil. Sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaga semangat petani,” terang Boga. Karena itu, Boga menyampaikan secara khusus apresiasi terhadap kerja cepat Bulog dalam menyerap jagung hasil petani pada masa panen raya kali ini.

 

Skema Komersial

Sementara itu Perum Bulog mulai menyerap jagung hasil produksi petani dalam negeri sebanyak 110 ribu kg dengan harga di atas acuan yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp3.150/kg. Penyerapan jagung dilakukan Bulog Divisi Regional (Divre) Lampung sebanyak 11.000 kg dan oleh Bulog Subdvire Bojonegoro sebanyak 100.000 kg.

Sekretaris Perum Bulog Aijun Ansol Siregar mengungkapkan, penyerapan ini dalam rangka menghadapi puncak panen raya pada Februari-Maret 2019. “Kita perlu menjaga keseimbangan kepentingan petani jagung, peternak unggas, dan industri pakan,” katanya.

Meskipun tetap mengacu pada Permendag No. 58 Tahun 2018, Bulog kali ini turut menggunakan skema komersial sehingga memungkinkan harga pembelian jagung berada di atas harga acuan pembelian yang telah ditetapkan pemerintah.

"Pembelian jagung oleh Bulog melalui skema komersial ini sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap petani jagung. Juga untuk memenuhi kebutuhan peternak unggas agar tetap berperan dalam pembangunan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Penyerapan jagung lokal Bulog Divre Lampung bekerja sama dengan Gapoktan Harapan Bersama serta berkoordinasi dengan Kodim 0429/Lampung Timur, Bulog Divre Lampung melakukan pembelian jagung lokal dari petani Desa Sadar Sriwijaya, Kecamatan Sribawono Lampung Timur. Sementara Bulog Subdivre Bojonegoro melakukan kerja sama dengan Gapoktan se-Kabupaten Tuban dan Paguyuban Peternak Unggas Kabupaten Tuban dalam menyerap dan mendistribusikan jagung lokal.

Seperti diketahui, sejak Februari lalu, sejumlah sentra jagung mulai memasuki masa panen. Beberapa daerah di Pulau Jawa saat ini sedang memasuki panen raya yang cukup besar, seperti di Kabupaten Lamongan, Tuban, Blora. Begitupun sejumlah wilayah di provinsi lain seperti di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Berdasarkan Data Kementerian Pertanian, produksi jagung nasional menunjukkan peningkatan pesat setiap tahun. Pada tahun 2015 produksi jagung nasional hanya 19,61 juta ton lalu meningkat menjadi 23,58 juta ton tahun berikutnya. Selanjutnya, naik menjadi 28,92 juta ton pada 2017 dan tembus 30 juta ton pada 2018. Pada tahun ini, Kementan menargetkan produksi jagung nasional bisa mencapai 33 juta ton dan ekspor sebesar 500 ribu ton.

Untuk mencapai target tersebut, Kementan akan terus memaksimalkan program yang selama ini sudah dijalankan, seperti intensifikasi lahan dengan benih unggul gratis agar produktivitas lebih baik, juga ekstensifikasi lahan atau perluasan lahan termasuk sistem tumpangsari, dan modernisasi pertanian dengan memanfaatkan alat mesin pertanian (alsintan). Tabloid Sinar Tani/Yul/Ditjen PSP

Fri, 8 Mar 2019 @17:58


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 PT SITEKNO · All Rights Reserved