saranatanijakarta.com
RSS Feed
Welcome
image

MARDIOTO

0813-9863-5779 (WA/Call); 0895-3756-39991


SARANA TANI JAKARTA
Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan
Jakarta Selatan (Tabloid Sinar Tani)
AGEN PENJUALAN:
CIREBON Ibu Hj. Kartini (089660329948 (Call/WA)
KUNINGAN Septian 085295591920 (WA/Call)
Email: saranatanijakarta@yahoo.com
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Arsip
SLINK
HISTATS

Gejolak Harga di Saat Ramadhan

Pemilu sudah usai namun suhu politik masih hangat bahkan cenderung panas. Kita semua tentu berharap semua pihak bisa bijak menyikapi keadaan tanpa harus mengorbankan kepentingan rakyat. Bukankah seluruh rangkaian proses demokrasi yang kita bangun pada akhirnya untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat?

Dari pada pusing mengikuti perdebatan panas tentang hasil pemilu akan lebih baik kita bersiap menghadapi masalah klasik di bulan Ramadhan dan menjelang idul fitri, yaitu melonjaknya harga semua kebutuhan pokok. Di beberapa tempat harga daging saat ini sudah menyentuh angka Rp 160.000/kg, cabai juga sudah melonjak menjadi Rp 90.000/kg, telur, daging ayam, bawang putih juga menunjukkan lonjakan harga. Kalau tidak ada upaya khusus untuk mengendalikan bisa dipastikan harga semua kebutuhan pokok akan melonjak naik.

Pemerintah memang sudah menjanjikan akan ‘berjuang’ mengendalikan harga di pasar, namun fakta di lapangan selalu berbeda. Lonjakan harga selalu saja terjadi bahkan pada beberapa komoditas tertentu seperti tidak terkendali. Pasar tampaknya lebih berpihak pada pedagang dan menjadikan konsumen, yang memang sedang membutuhkan, sebagai makanan empuk untuk meraih untung. Pedagang sepertinya tidak lagi peduli pada keluhan konsumen yang harus menanggung pengeluaran lebih besar setiap kali masuk bulan Ramadhan dan perayaan idul fitri.

Ketika pasar sudah tidak sehat maka tidak ada jalan lain selain mengharapkan intervensi pemerintah. Salah satu pilihannya adalah mengharapkan peran pemerintah sebagai lembaga pengontrol harga pasar. Harus ada mekanisme kontrol yang terbuka dan akurat yang mampu menjaga harga pada tingkat harga yang wajar. Pemerintah perlu ‘bermain’ untuk memangkas peran para aktor yang bisa memainkan harga berbagai komoditas semaunya sendiri. Operasi pasar saja tidak akan cukup karena cenderung hanya menahan gejolak sesaat. Harga bisa melonjak lagi ketika pasokan barang di pasar menghilang.

Peran pemerintah sebagai pengendali harga sebenarnya telah dilakukan Bulog pada komoditas beras. Sayangnya, saat ini peran Bulog saat ini cenderung semakin terbatas bahkan terkesan tidak mampu bermain optimal. Serapan beras di tingkat petani dan kemampuan Bulog mengontrol harga juga tidak lagi sekuat dulu. Tampaknya Bulog sedang mereposisi perannya di tengah berbagai persoalan yang membelit dunia perberasan kita.

Namun apa pun bentuk dan mekanismenya, yang kita butuhkan saat ini adalah peran pemerintah yang lebih besar dan konsisten untuk mengendalikan harga. Kesungguhan untuk bisa menahan gejolak harga sama pentingnya dengan kesungguhan menahan gejolak masyarakat pasca pemilu. Alangkah nikmatnya bila kita bisa menunaikan ibadah puasa dan merayakan idul fitri dengan harga kebutuhan pokok yang wajar.  (Tabloid Sinar Tani/Bangun Triharyanto

Thu, 9 May 2019 @12:45


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 PT SITEKNO · All Rights Reserved