saranatanijakarta.com
RSS Feed
Welcome
image

MARDIOTO

0813-9863-5779 (WA/Call); 0895-3756-39991


SARANA TANI JAKARTA
Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan
Jakarta Selatan (Tabloid Sinar Tani)
AGEN PENJUALAN:
CIREBON Ibu Hj. Kartini (089660329948 (Call/WA)
KUNINGAN Septian 085295591920 (WA/Call)
Email: saranatanijakarta@yahoo.com
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Arsip
HISTATS

Penghargaan untuk Keberhasilan LTT

image

Luas Tambah Tanam (LTT) menjadi salah satu upaya pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi padi. Sebagai apresiasi kepada penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan petugas data kabupaten (PDK) yang mampu melampaui target LTT, pemerintah memberikan penghargaan.

Misalnya, saat Jambore Milenial Pelaku dan Pendamping Pembangunan Pertanian Tahun 2019, di Cianjur, Kamis (17/10), Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi memberikan penghargaan untuk PPL dan PDK di lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Mereka adalah PPL dan PDK dari Kabupaten Sintang, Melawi, Sekadau, Landak, dan Kayong Utara.

"Kelima kabupaten di Kalbar ini target LTT padi-nya tahun ini sudah melampaui target dibanding tahun sebelumnya. Sehingga, tim Upsus yang terdiri dari penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan petugas data kabupaten (PDK) patut diapresiasi dan diberi penghargaan," kata Dedi Nursyamsi yang juga Penanggung Jawab (PJ) Upsus Kalbar.

Data menyebutkan, Kabupaten Melawi dengan capaian target LTT periode Oktober-September 2018/2019 dibandingkan periode yang sama 2017/2018 mencatat capaian tertinggi LTT seluas 18.369 ha (2018/2019) dari target 15.832 ha (2017/2018) atau meningkat 16,02%. Kemudian, Sintang seluas 45.259 ha dari target 39.337 ha (15,05%).

Sedangkan Kabupaten Sekadau seluas 21.010 ha dari target 19.942 ha (5,36%). Selanjutnya, Kayong Utara seluas 20.618 ha dari target 20.281 hektar (1,66%), dan Landak seluas 77.491 ha dari target 76.250 (1,63%).

Dedi mengungkapkan, PPL dan PDK lima kabupaten yang berhasil melampaui target LTT tersebut masing-masing ada dua orang yang mendapatkan penghargaan dari PJ Upsus Kalbar. Sehingga total penerima sertifikat penghargaan tersebut sebanyak10 orang, yang terdiri dari lima PPL dan lima PDK

Ke-10 penerima penghargaan itu adalah Martina Wulandari (PDK) dan Adi Setomo (PPL) dari Kab. Melawi di bawah koordinasi Sekretariat BPPSDMP Kementan dan Puslatan selaku PJ Upsus Melawi. Yusriadi (PDK) dan Suhaidi (PPL) dari Sintang (Sekretariat BPPSDMP), Yohanes Gunawan (PDK) dan Teguh Rahayu (PPL) dari Sekadau (Sekretariat BPPSDMP dan BBPKH Cinagara). Kemudian Nelly F (PDK) dan Suhaimiyati (PPL) dari Kayong Utara (BBPKH Cinagara). Eva Oktaviani (PDK) dan Suwandi (PPL) dari Landak (Puslatan).

Sebagai tanda apresiasi kepada para pemenang, mereka juga diajak untuk melihat dari dekat farm-farm yang sudah ekspor. “Agar wawasannya tambah luas, mereka juga kami ajak ke sejumlah P4S di Kabupaten Cianjur yang sudah bisa mengembangkan pertanian dari hulu hingga hilir," kata Dedi.

Menurut Dedi, penyuluh dan petugas data kabupaten yang sudah berjuang untuk meningkatkan dan melakukan percepatan LTT di kabupatennya masing-masing patut diapresiasi. Sebab, tanpa perjuangan mereka mustahil target LTT di lima kabupaten tersebut berhasil dilampaui.

 

 Apresiasi untuk Jambi

Apresiasi juga diberikan kepada Kabupaten Kerinci, Merangin dan Tanjung Jabing Timur yang mampu melampaui target luas tambah tanam periode Oktober 2018-September 2019. Apresiasi tersebut disampaikan saat acara Rapat Koordinasi UPSUS Padi, Jagung Kedelai Provinsi Jambi di Bogor, beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan tersebut Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi bersama 11 Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi menyepakati target tanam padi seluas 183 ribu ha pada periode Musim Tanam (MT) Oktober 2019 – September 2020 dengan rincian MT Oktober 2019-Maret 2020 seluas 98.000 ha dan MT April-September 2020 seluas 85.000 ha.

Penanggung Jawab UPSUS Provinsi Jambi, Gatut Sumbogodjati mengungkapkan upaya khusus (UPSUS) padi, jagung, dan kedelai yang diinisiasi Menteri Pertanian, Amran Sulaiman sejak tahun 2015 hingga sekarang telah berhasil meningkatkan produksi padi. Pada periode 5 tahun terakhir produksi padi terus meningkat, bahkan dari data KSA menunjukkan stok tahun ini sebesar 5,5 juta ton beras angka tersebut lebih besar dari tahun lalu 3,3 juta ton beras.

“Apa yang dicita-citakan Kementan mulai menunjukkan hasil. Inilah Upsus yang maknanya kita upayakan semaksimal mungkin dengan segala prasarana dan sarana yang ada serta pengawalan yang intensif," ujar Gatut .

Di samping itu program UPSUS ini, menurut Gatut telah berhasil merubah paradigma petani Indonesia dari pengelolaan tradisional dengan beralih menggunakan alat mesin pertanian. “Mekanisasi yang sudah mulai tersebar sejak beberapa tahun terakhir menghasilkan capaian produksi naik secara signifikan,” katanya.

Terkait dengan pencapaian target tanam musim tahun 2020 yang telah disepakati bersama, Gatut menegaskan Kementan akan memberikan dukungan melalui program UPSUS. Kementan akan berikan bantuan kegiatan budidaya padi, jagung dan kedelai, pengadaan benih unggul, sarana alsintan prapanen dan pascapanen dan kegiatan penunjang lainnya. “Itu sudah menjadi komitmen kami,” ujarnya. (Tabloid Sinar Tani/Yul/Ditjen PSP

Fri, 18 Oct 2019 @15:44


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 PT SITEKNO · All Rights Reserved