saranatanijakarta.com
RSS Feed
Welcome
image

MARDIOTO

0813-9863-5779 (WA/Call); 0895-3756-39991


SARANA TANI JAKARTA
Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan
Jakarta Selatan (Tabloid Sinar Tani)
AGEN PENJUALAN:
CIREBON Ibu Hj. Kartini (089660329948 (Call/WA)
KUNINGAN Septian 085295591920 (WA/Call)
Email: saranatanijakarta@yahoo.com
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Arsip
HISTATS

Mesin Penyosoh Beras Mini Pendapatan Petani Naik Tiga Kali

image

Inovator mesin penyosohan beras mini One Krisnata, mesin tersebut diberinama Krisnata Rice Mill. Mesin penyosohan padi mini berkapasitas 2 ton/hari ini tidak menimbulkan pencemaran udara karena dilengkapi penyerap limbah dan debu.

“Mesin ini 100% produksi dalam negeri yang dapat dikerjasamakan produksi dan perakitannya dengan SMK Teknik setempat sehingga harga mesin dapat lebih murah,” katanya.

Krisnata mengatakan, beberapa keunggulan mesin penyoson beras mini ini bersifat mobile (dirancang dapat ditarik dengan sepeda motor) dan mudah dioprasikan, serta tidak memerlukan tempat atau ruang khusus yang luas. Mesin ini sangat diperlukan kelompok tani untuk mengolah gabah hasil panen menjadi beras seger dan sehat secara swadaya dan mandiri.

Dengan mesin penyosoh mini ini, Krisnata berharap, setelah panen kelompok tani tidak menjual gabah ke penebas tapi mengolah gabah menjadi beras secara mandiri dan menjual produk berupa beras sehingga keuntungan berlipat.

“Dengan pengelolaan mesin penyosohan padi mini, kelompok tani dapat mengembangkan usaha ekonomi kerakyatan dipedesaan. Petani dan konsumen beras sama-sama diuntungkan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana yang menyaksikan langsung demo dan meneliti keberadaan Krisnata Rice Mill mengatakan, mesin sejenis ini sudah beredar di lapangan, tapi buatan Jepang dan China serta harga lebih mahal.

Sedangkan Krisnata Rice Mill disamping sudah memperoleh sertifikat uji kelayakan, harga relatif murah. Kelebihan lainnya adalah produk dalam negeri juga inovatif, karena dirancang dapat ditarik dengan sepeda motor dan ringan.

“Jenis ini baru pertama kali ada di Indonesia. Kami berharap dapat dibantukan oleh Dinas Pertanian kab/kota kepada kelompok-kelompok tani, sehingga petani tidak tergantung dengan penebas dan penyosohan beras besar,” katanya. (Tabloid Sinar Tani/Kontributor/Yul/Ditjen PSP)

Mon, 9 Dec 2019 @13:35


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 PT SITEKNO · All Rights Reserved