saranatanijakarta.com
RSS Feed
Welcome
image

MARDIOTO

0813-9863-5779 (WA/Call); 0895-3756-39991


SARANA TANI JAKARTA
Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan
Jakarta Selatan (Tabloid Sinar Tani)
AGEN PENJUALAN:
CIREBON Ibu Hj. Kartini (089660329948 (Call/WA)
KUNINGAN Septian 085295591920 (WA/Call)
Email: saranatanijakarta@yahoo.com
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Arsip
HISTATS

Artikel (31)

Keywords: biji bijian

Sarana Tani Jakarta, Gudangnya Alsintan Berkualitas

image

Tujuan akhir penggunaan alat dan mesin pertanian adalah guja tercapainya peningkatan pendapatan dari nilai jual. Karena itu, perlu teknologi pendukung agar usaha tani lebih efisien dan efektif yakni memakai alat mesin pertanian (alsintan). Pengembangan pertanian padi modern menggunakan teknologi mekanisasi pertanian dalam hamparan lahan sawah yang luas, misalnya, dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya padi.
Dengan mekanisasi bisa menghemat waktu, pengurangan tenaga kerja, pengurangan biaya produksi hingga pengurangan kehilangan hasil panen. Penggunaan mesin pertanian dapat dimulai dari kegiatan pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman khususnya penyiangan gulma hingga panen dan perontokan.

selengkapnya...

Tue, 28 Jan 2020 @14:29

New MD7822

image

New MD7822 untuk jagung, padi, gabah dan gandum serta merica, biji-bijian

selengkapnya...

Tue, 28 Jan 2020 @14:28

Alat Ukur Kadar Air seri MC7825G

image

Alat ukur kadar air seri MC7825G untuk mengukur kadar air biji-bijian seperti jagung pipilan, jagung giling, beras, gabah, kakao/ biji coklat, bahkan tepung terigu dan tapioka dll

selengkapnya...

Tue, 28 Jan 2020 @14:28

Alat Ukur Kadar air seri MC 7821

image

MC 7821 Grain Moisture Meter / alat ukur kadar air jagung, beras, gabah, lada / merica, gaplek, tapioca, biji-bijian

selengkapnya...

Tue, 28 Jan 2020 @14:28

Draminski GMM

image

Draminski GMM Grain Moisture Meter, alat ukur kadar air biji-bijian made in Polandia

selengkapnya...

Tue, 28 Jan 2020 @14:27

Budidaya Kacang Hijau Patut Dilirik

image

Kacang hijau menjadi komoditas tanaman pangan yang selama ini masih kurang mendapat perhatian. Namun sebenarnya potensi pasarnya cukup besar, sehingga peluang usaha tani cukup menarik untuk digeluti petani.

selengkapnya...

Mon, 9 Dec 2019 @13:44

PERAGI Siap Dampingi Petani dalam Modernisasi Pertanian

image

Pemberdayaan petani dan modernisasi pertanian menjadi persoalan tersendiri bagi pertanian di Indonesia. Kedua hal tersebut menjadi fokus yang bakal mendapat perhatian penting dari PERAGI (Perhimpunan Agronomi Pertanian).


Ketua Umum PERAGI, Prof. Andi Muhammad Syakir menilai, selama empat tahun terakhir Kementerian Pertanian telah berhasil meletakkan landasan yang sangat kuat untuk membangun pertanian modern di masa depan. Fakta tersebut menunjukkan inovasi Kementerian Pertanian yang diarahkan pada pertanian modern telah memberikan manfaat nyata terhadap pelaku usaha pertanian di daerah.


Namun upaya pemberdayaan petani dari sisi peningkatan keterampilan dan penguatan permodalannya, masih belum mendapat porsi pembinaan yang memadai. Upaya-upaya pendampingan untuk petani oleh penyuluh dan pendamping masih perlu ditingkatkan, agar petani dapat mengaplikasikan inovasi teknologi secara lebih efektif dan efisien.


“Sehingga salah satu prioritas program Pengurus PERAGI tahun 2019-2022 kali ini adalah pendampingan dan pemberdayaan petani. Sebab jika ingin survive dan unggul ke depan, maka butuh modernisasi dan SDM yang mengelolanya," kata Prof. Syakir saat Pelantikan Pengurus Pusat (2019-2022), Workshop dan Rapat Kerja "Peran Aktif PERAGI dalam Pemberdayaan Petani dan Modernisasi Pertanian di Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), Bogor, Rabu (4/12).


 


Saling Sinergi


Karenanya, ungkap Prof. Syakir, arah baru PERAGI harus bisa mengimplementasikan agronomi. Misalnya, pembinaan dan orientasinya tak hanya masyarakat kecil, tetapi juga pengusaha sehingga terjadi sinergi antara keduanya.


"Bisa dilihat juga program besar Kementan yang menitikberatkan pada pemberdayaan petani melalui Kostratani. Hal tersebut seiring dengan semangat PERAGI yang secara nyata mampu memberikan sumbangan terhadap peningkatan pendapatan petani dan devisa negara. PERAGI akan mampu bersinergi dengan SDM yang dimiliki yang tersebar di seluruh Indonesia," katanya.


Saat ini kiprah PERAGI semakin terbantu dalam mengakselerasi penciptaan teknologi dalam bidang agronomi, sejak Kementerian Pertanian mencanangkan pertanian modern. Peningkatan daya saing komoditas pertanian menjadi salah satu fokus PERAGI karena merupakan prasyarat penting untuk bersaing dengan negara lain.


Terkait daya saing, PERAGI akan berperan melalui pengembangan teknologi budi daya yang dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi produksi, sehingga selain dapat mendorong produktivitas juga dapat meningkatkan pendapatan petani.


Semangat pemberdayaan petani untuk modernisasi juga disambut baik pelaku usaha pertanian yang juga menjadi anggota Bidang Pemberdayaan Petani dari PERAGI, Iriana Ekasari. Menurutnya, PERAGI akan berperan dalam pemberdayaan masyarakat. Khususnya yang berkaitan dengan pertanian, petani dan masyarakat umum yang menggunakan produk pertanian.


"Kita melihat ketersambungan petani melalui produknya dan pemanfaatan langsung akan memiliki nilai tambah yang besar bila difokuskan pada pemberdayaan masyarakat tersebut," tuturnya.


Apalagi, permasalahan utama bangsa ini adalah lapangan kerja. "Saya melihat lapangan kerja bisa diciptakan dalam bentuk UKM dan peran pemberdayaan masyakarat menjadi strategis. Yaitu, bagaimana produk pertanian kita berkiprah di penyediaan kehidupan masyarakat," tuturnya.


Sementara itu, petani milenial sukses yang menjadi anggota termuda di PERAGI, Sandi Octa Susila. Ia menilai, masuknya pelaku usaha dalam PERAGI bisa mengakselerasi inovasi dan gagasan dari peneliti dan akademisi ke dunia usaha dan industri. Bidang pemberdayaan ini menjadikan adanya link and match antara dunia lapangan dengan peneliti/akademisi. Bahkan bisa mengakselerasi lebih cepat.


“Sekarang memang belum optimal (link and match). Contohnya, ada inovasi baru yang dikelola PERAGI, belum bisa terdiseminasi dengan baik dengan dunia usaha dan petani. Sehingga masuknya kami (pelaku usaha) bisa mengakselerasinya kepada petani," harapnya.(Tabloid Sinar TAni/Gsh/Yul)

Mon, 9 Dec 2019 @13:26

Petani Kian Berminat Tanam Jagung Hibrida Balitbangtan

image

Pengembangan jagung hibrida menjadi salah satu upaya mendongkrak produksi. Bahkan kini berbagai varietas telah banyak dikenal petani. Tak terkecuali varietas yang dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan).

selengkapnya...

Thu, 7 Nov 2019 @11:21

Memperbaharui Paradigma Sentra Kopi Nusantara

Sekalipun ada perbedaan data dari berbagai sumber, namun dapat diyakini bahwa luas areal tanaman kopi di Indonesia saat ini tidak kurang dari 1 juta hektar, dengan produksi nasional tidak lebih dari 700 ribu ton. Ini berarti produktivitas rata-rata perkebunan kopi di Indonesia tidaklah lebih dari 700 kg per hektar.

selengkapnya...

Wed, 18 Sep 2019 @14:55

Di Cilacap, Petani Sewa Alsintan dapat AUTP

Salah satu upaya pemerintah memberikan perlindungan kepada petani adalah dengan Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Sayangnya tak mudah bagi pemerintah mengajak petani mengeluarkan uang untuk membayar premi asuransi pertanian tersebut.

selengkapnya...

Mon, 5 Aug 2019 @13:08

Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tingkatkan Produksi Padi

image

Keberhasilan meningkatkan produksi padi tak lepas dari dukungan dan kerjasama pemerintah di daerah dalam mengimplementasikan program pemerintah pusat. Begitu juga sebaliknya, keberhasilan pembangunan pertanian di daerah, seperti di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur untuk meningkatkan produksi padi tak lepas dari dukungan pemerintah pusat.

selengkapnya...

Tue, 2 Jul 2019 @15:03

Tuban Jadi Percontohan Pengembangan Jagung Berbasis Korporasi

image

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI telah menunjuk Kabupaten Tuban sebagai salah satu Pilot Project Pengembangan Kawasan Jagung Hibrida (Penangkaran Benih) Berbasis Korporasi Petani Tahun 2019.

selengkapnya...

Tue, 2 Jul 2019 @14:58

1 2 3 »

Copyright © 2020 PT SITEKNO · All Rights Reserved