saranatanijakarta.com
RSS Feed
Welcome
image

MARDIOTO

0813-9863-5779 (WA/Call); 0895-3756-39991


SARANA TANI JAKARTA
Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan
Jakarta Selatan (Tabloid Sinar Tani)
AGEN PENJUALAN:
CIREBON Ibu Hj. Kartini (089660329948 (Call/WA)
KUNINGAN Septian 085295591920 (WA/Call)
Email: saranatanijakarta@yahoo.com
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Arsip
HISTATS

Artikel (6)

Keywords: pemerintah

Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman

image

Kementerian Pertanian memastikan stok beras hingga akhir tahun cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sementara data di Perum Bulog, stok beras yang ada di gudang mencapai 2,1 juta ton.


“Dengan stok yang ada kebutuhan Natal dan Tahun Baru saya pastikan aman. Kami juga sudah mengantisipasi dan melakukan validasi data dari kesiapan-kesiapan panen," kata Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, Rabu (4/12).


Syahrul memastikan kebutuhan beras juga akan terjamin karena secara perlahan panen raya akan berlangsung pada akhir Desember tahun ini hingga memasuki masa puncak pada April 2020. Dengan demikian, Indonesia akan memiliki stok beras yang baru.


Apalagi pada Januari nanti, Syahrul memprediksi akan ada tambahan stok beras baru dari panen sebanyak 16.000 ton. Lalu pada Februari sebanyak 576.000 ton dan puncak panen raya pada Maret menuju April, kurang lebih mencapai 4.255.000 ton.


Meski demikian, kata Syahrul, Indonesia sempat memiliki kekurangan beras sebanyak 1.241.000 ton pada periode November 2019. Kekurangan ini disimpulkan dari data produksi beras yang hanya 1.233.000 ton. Sedangkan perkiraan kebutuhan beras mencapai 2.474.000 ton. “Tapi, kita masih punya cadangan sebanyak yang saya sebutkan tadi," katanya.


Sementara itu Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengatakan, stok beras di Bulog saat ini sebanyak 2,1 juta ton. Meski musim panen, khususnya di Jawa telah habis, tapi beras cukup tersedia, baik di Bulog maupun di pasar. “Harga beras yang cukup stabil membuktikan produksi beras cukup,” ujarnya.


Meski musim kemarau panjang menyebabkan produksi beras pada Desember nanti sedikit, tapi di pasar berdasarkan data Food Station masih cukup banyak. Artinya relatif masih cukup aman untuk kebutuhan masyarakat. “Hadapi Januari-Maret stok cukup, jadi tidak perlu khawatir. Apalagi April-Mei, petani sudah mulai panen,” katanya.


Stok beras di pasar yang cukup banyak ungkap Buwas juga terlihat dari indikasi operasi pasar (OP) yang dilakukan Bulog. Dari target OP sebanyak 15 ribu ton/hari, ternyata hanya terealisasi antara 4.000-5.000 ton. “Ini membuktikan beras masih banyak,” tegasnya.


 


Ekspor Beras


Di samping kebutuhan dalam negeri, Syahrul mengatakan, Presiden Jokowi dalam kesempatan rapat terbatasnya menginstruksikan kementerian terkait agar melakukan ekspor beras ke sejumlah negara. “Tadi ada perintah dari Presiden, bahwa saya diminta untuk persiapkan ekspor beras, sehingga Indonesia ini tidak hanya melihat impor. Tahun ini dipersiapkan beras premium (untuk ekspor). Inshaa Allah, per Januari akan dilakukan persiapan," katanya.


Menurut Syahrul, beras yang akan diekspor rencananya berjumlah 100.000-500.000 ton. Di samping itu, ada juga persiapan diplomasi dagang yang menjadi bagian penting pada proses ekspor. Ia optimistis proses ini bisa dilakukan pada awal Maret 2020.


"Dalam pikiran saya, semua negara akan dijajaki dulu. Yang jelas, kita harus bisa bersaing dengan beras-beras yang ada dari negara lain. Walaupun sampai sejauh ini belum ada komunikasi yang lebih teknis dengan negara tujuan ekspor. Saya mohon waktu," katanya.


Untuk itu, Syahrul memastikan pemerintah akan menyesuaikan regulasi ongkos produksi dengan penyesuaian logistik dan distributor. Dalam hal ini, dia berharap pengusaha swasta dapat mengambil peranan pada peningkatan nilai ekspor beras. “Ya kalau bisa pengusaha kenapa mesti pemerintah. Siapa pun menurut saya, mau BUMN atau siapa saja yang penting kita ekspor,” katanya. Yul/Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian

Mon, 9 Dec 2019 @13:42

Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tingkatkan Produksi Padi

image

Keberhasilan meningkatkan produksi padi tak lepas dari dukungan dan kerjasama pemerintah di daerah dalam mengimplementasikan program pemerintah pusat. Begitu juga sebaliknya, keberhasilan pembangunan pertanian di daerah, seperti di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur untuk meningkatkan produksi padi tak lepas dari dukungan pemerintah pusat.

selengkapnya...

Tue, 2 Jul 2019 @15:03

Pemerintah Alokasikan 9,55 Juta Ton Pupuk Bersubsidi

Subsidi pupuk tetap menjadi salah satu program pemerintah. Untuk tahun 2019, berdasarkan DIPA pemerintah mengalokasikan subsidi pupuk sebesar 9,55 juta ton. Jumlah tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan petani.

selengkapnya...

Thu, 9 May 2019 @12:45

Panen Jagung, Ini Himbauan Pemerintah

Panen jagung yang berlangsung di sejumlah sentra produksi diperkirakan berlangsung selama dua bulan ke depan. Ada beberapa himbauan pemerintah agar harga jagung di petani tidak turun di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 3.150/kg.

selengkapnya...

Fri, 8 Mar 2019 @17:58

Pemerintah Pastikan Produksi Jagung Berlebih

image

Pemerintah memastikan produksi jagung tahun ini berlebih dari kebutuhan. Bahkan pemerintah yakin mampu memenuhi 100% kebutuhan jagung untuk industri ternak dari produksi dalam negeri.

selengkapnya...

Thu, 27 Sep 2018 @16:22

Di Bumi Wongkito dan Pantura Jawa Barat Pemerintah Kejar Target Serapan Gabah

image

Potensi serapan gabah di beberapa sentra produksi ternyata masih cukup besar. Karena itu, pemerintah terus mengejar serapan gabah.

selengkapnya...

Tue, 24 Jul 2018 @13:54

Copyright © 2020 PT SITEKNO · All Rights Reserved